Monday, 21 October 2013

Ketika Kucing Kehabisan Ikan

Seperti biasa setiap akhir bulan Kucing berkunjung ke sebuah perusahaan Keluarga Tikus untuk memberikan pelajaran kepada mereka. Sudah hampir satu dekade Kucing berhasil "menipu" kliennya yaitu Keluarga Tikus, Kucing sangat bersemangat hari itu, sangat senang karena Keluarga Tikus selalu memberinya banyak ikan. 
Dan yang paling membuatnya senang walau tahun ini Kucing gagal membuat Anak Buah Tikus mencapai target ia tetap dikontrak 5 tahun ke depan dengan kirimin Ikan yang bertambah banyak dari biasanya. Alhasil dalam perjalanannya Kucing sumringah, bersama temannya Bebek ia tertawa terbahak-bahak sambil mensiasati materi apa yang akan ia sampaikan nanti kepada Keluarga Tikus dan Anak Buah Tikus di sana. 

"Hey Bebek!!!" Panggil Kucing, 
"Hehehe...tahukah engkau Bek?" Lanjut Kucing
"Apa Cing ", Sahut Bebek

"Ternyata kita sudah hampir 10 tahun yah, mengajarkan omong kosong kepada Keluarga Tikus. Dan yang paling membuatku senang yaitu sama sekali mereka tidak mencium gelagat buruk kita, mereka sangat percaya kepada kita, ikan-ikan selalu bertambah buat kita hehehe. Kamu senang ga bek?"

"Tentu dong Cing, aku juga senang Keluargaku kan bisa makan ikan juga, mereka jadi sehat dan tumbuh berkembang dengan baik, hehehe"

"Bagus deh kalo begitu Bek, kita berdua harus lebih kreatip, harus terus menjaga rahasia ini. Biarkan Keluarga Tikus menekan Anak Buahnya dan pada akhirnya saat Anak buahnya berhasil, Keluarga Tikus pasti akan beranggapan ini karena kita bukan karena anak buahnya"...hehehehehe

"Dan kalo mereka tidak berhasil dalam satu tahun, jangan sampai kita yang disalahkan, buat Anak buah tikus itu yang menjadi persalahannya, hehehehehe ...setuju Bek?

"Setuju Cing, pasti ini selalu terjadi karena aku kan sudah mulai PDKT dengan salah satu anggota Keluarga Tikus Cing"...hehehehe

Kemudian dalam perjalanan menggunakan kereta api Kucing dan Bebek tertawa bahagia.

(Bersambung) 

1 comments:

Nizar Adriadi said...

hahaha sampai2 si kucing pun akn mengawini anak keluarga si tikus . . .it strategi yg bgus . . , , , ,