Thursday, 30 June 2016

Analisa Warna Pada Proses Pewarnaan Vector Pop Art Asli Indonesia

Bagi saya membuat WPAP itu ada kesulitan dan keunikan tersendiri, tidak seperti membuat vector lainnya. Juga pada akhirnya ada nilai kepuasan yang berbeda setelah eksekusi berakhir dengan baik. Saya percaya bagi para wpaper WPAP (Wedha's pop Art Portrait) memberikan rasa yang berbeda. WPAP juga ibarat perantau yang tidak jelas tempat tinggalnya, mereka dengan begitu saja gampang pergi kesana-kemari. Seperti hal saat saya vakum mulai sibuk dengan pekerjaan, keluarga atau kesibukan lainnya. Saya kehiangan rasa dalam membuat sebuah proyek WPAP, dan alhasil proyek WPAP berlarut-larut tak kunjung selesai. Kalaupun selesai tak pernah maksimal sampai akhirnya datang rasa itu, baru membuat WPAP terasa normal. So beruntunglah buat wpaper yang ga kayak saya.

Demikian prembule diatas yang mengambarkan situasi saya saat ini, sekarang saatnya kita menganalisa proses pewarnaan vector art asli Indonesia ini yang pastinya sesuai dengan judul dong, masa judul anu isinya inuu..hihi

Dalam sebuah pertemuan dengan pak de sekitar tahun 2013an di hotel Amaris Cirebon, beliau berbicara soal pewarnaan, ya soal pewarnaan. Karena menurut senior mas mulzz relatif banyak wpapers itu kesulitan dalam pewarnaan padahal menurut pakde pewarnaan dalam WPAP teorinya sangat mudah jika wpaper memahami bobot warna satu ke warna yang lain. Pak de menjelaskan, Warna itu ada warna depan, warna yang berada di tengah dan ada warna dibelakang.
 (Proses Pengerjaan WPAP Ala safembrik)

Naah saya menangkap bahasanya dengan menyimpulkan warna depan adalah warna yang paling terang, Warna setelah warna depan adalah warna agak kurang terang dan warna belakang adalah warna paling gelap.

- Warna Depan = Warna Paling Terang
- Warna Tengah =  Warna Tengah antara warna terang dan warna belakang
- Warna Belakang = Warna Paling Gelap

Jadi dalam eksekusinya letakan warna terang dibagian facet yang paling terang (biasanya bagian dahi, biji mata, dll yang terkena sinar) lalu warna tengah letakan pula pada facet yang dirasa ada di tengah intensitasnya (biasanya bagian pipi, dagu dll) dan letakan warna belakang pada facet yang paling gelap (biasanya rambut, mata, alis dll)

Namun uraian ini masih tergantung image source yang kita ambil,  So telaah lagi ja image sourcenya, semoga artikel dapat berguna, Terima kasih sudah membacanya

Merdekaaa!!

  

0 comments: